welcome

Label

Roni Wahyuni

Foto saya
samarinda, kalimantan timur, Indonesia
SelamiLah hatiMu raiHlah Mutiara yG terindah yG taK seBanDing dnG duNia Mu.... DaLam luBuk yG paLing daLam peLiharaLah dia denGan saLing diaM.. "tidakLah mata dapat memandangNya, tidaklah ta'rif dapat membatasiNya, tidaklah sifat dapat menemuiNya dan tidaklah ada yg mengimbangiNya, kelu mengibaratkan, lemah mengisyaratkanNya, tidak berdaya membuat alamatNya, tetapi bashirah yg bisa menemuiNya. "Engkau selalu menyertai akwan selama engkau tidak memandang kepada yg mengadakan, tetapi jika engkau selalu memandang kepada yg mengadakan maka akwan akan mengikuti engkau". Alam ini zhahirnya adalah muka yg indah dan selalu berubah dan bathinya adalah hakikat. Setiap hari ia lewat merengkuh tanganku memberikan sesal dalam hatiku ... kemudian, berlalu. Seperti penghuni neraka Jika kulit-kulitnya terpanggang kembali pula kulit-kulit itu untuk sbuah derita panjang Bukanlah orang mati itu istirahat seperti mayat Kematian adalah mati kehidupannya.

samarinda

kota tepian

Sabtu, 13 Agustus 2011

✩ KERINDUAN ✩

_Wahai Dzat Yang membuat syukurku menjadi pendek dari kekokohan-Nya,
Setiap bibir kelu bila menjunjung keluhuran-Nya Sedang kemurahan-Nya,
Tunggal tiada serupa Melampaui waktu, yang berlalu maupun yang akan tiba Tiada abad yang meninggalkan-Nya

Tiada paksa yang menyentuh Nya
Tiada singkap yang menampakkan Nya
Tiada tirai yang menyembunyikan-Nya
Tiada jumlah yang mengumpulkan-Nya
Tiada kontra yang menghalangi Nya
Tiada batas yang memotong Nya
Tiada tetes yang melimpahi Nya
Tiada jagad yang membatasi Nya
Tiada mata yang memandang Nya
Dan tiada dalam angan yang dilihat untuk menyamai Nya
Keagungan Nya Azali Tiada sirna Nya
Kerajaan Nya abadi Tak satu pun dibutuhkan Nya.

Jauhkan padaku hitam legam
wahai sahabatku Bacakan surat surat doa padaku
Benar telah kami jawab bagi perintang akal penuh kepatuhan
Dan kami tinggalkan ucapan Salma dan Maya
Dan kami membuka lebar bagi pematuh syariat Kami anjurkan pematuh hawa nafsu agar melipat dirinya. Jangan tinggalkan bakti pada orang tua,
ketahuilah Pada keluarga kecil ada yang terkecil
Raihlah orang yang di sebelah kanannya bakal kau pegang tangan kanan
Engkau lihat yang kiri di sebelahnya
Engkau raih tangan kirinya.
Bila musim memberimu dengan kesedihan Katakanlah,
Dengan penghinaan yang menakutinya Sejenak akan tampak maunya
Dan selesai setiap urusannya..

Tuhan meminumkan pada waktu ketika aku menyepi dari wajahmu
Sedang sirnanya cinta di taman sukaria tertawa
Kami menghuni masa Sedang mata terasa sejuk
Suatu hari jadilah ciumanmu pelupuknya.
Bila engkau sesaat bersama kami tidaklah engkau bersama kami
Engkau saksikan ketika pamit berpisah
Engkau yakin di antara tetesan air mata penuh ungkapan kata kata
Engkau pun tahu di antara kata kata pun penuh air mata.
Bila keadaan keadaan jiwa menolongmu Intailah akan sirnanya Itu pun tak lebih dari missal pengalaman yang diberikan
Bila ucapan ucapan busuk menuju padamu Maka,
busungkan luasnya dada yang tercambuk Dan,bersabarlah.


  ( Wassalam".®. )

Tidak ada komentar: